Pelajar Bermotor Trondol Tewas!!
Posted by
Indo - Comtech at Senin, 08 Juni 2009
|
Share this post:
|

Tabrakan maut terjadi di jalan umum dekat Perumahan Pemko dan merenggut nyawa Arif Assufi, 16 tahun, seorang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) Nasional, Sabtu sekitar pukul 21.00 WIB. Korban tewas setelah "bebek besi" yang ditungganginya "duel" lawan pengendara lain dari arah berlawanan.
Informasi yang berhasil dikumpulkan, musibah kecelakaan itu bermula ketika sepeda motor Yamaha warna hitam BM 6471 HA yang dikendarai oleh Misbahadi, 19 tahun, seorang siswa sekolah menengah umum (SMU) 3 kelas dua, melaju dari arah Perumahan Pemko.
Nah, ketika pemuda warga Kampung Melayu itu mau menyeberang ke kanan untuk menyambangi temannya yang sudah menunggu di pinggir jalan, mendadak dari arah berlawanan meluncur motor trondol tanpa lampu yang digeber oleh Arif. Benturan dua motor itu tak terelakkan, sehingga kedua pengendaranya pun sama-sama terpental.
Oleh warga setempat dan pengguna jalan yang kebetulan melintas, para korban lekas dievakuasi ke Balai Perobatan dan Klinik Alam Sehat. Namun sayang, ajal memilih menjemput Arif, pemuda yang diketahui beralamat di Legenda Malaka itu, akhirnya menghembuskan nafas terakhir sebelum tim medis dapat berbuat banyak.
Derita memprihatinkan juga dialami lawan tabrakannya, Misbahadi yang mengalami luka berat di bagian kepala dan patah tulang kaki kiri. Menjelang tengah malam itu, Misbahadi menjalani perawatan di Rumah Sakit Awal Bros, Baloi. Beberapa orang kerabat korban, berangsur membesuk kondisinya yang terkulai lemas.
"Saat kita datangi TKP (tempat kejadian perkara), posisi motor korban yang meninggal (Arif) berada di jurang belakang sebuah pos, sekitar sepuluh meter jaraknya dari jalan," kata seorang polisi. Sampai kemarin pagi, petugas belum memastikan apakah motor naas itu terjungkal usai tabrakan atau sengaja dibuang warga.
Kini, barang-bukti dua motor yang salah satunya sudah dimodifikasi habis dan masih dalam keadaan pretelan itu, telah diamankan di markas Poltabes Barelang. Sementara, piket Unit Kecelakaan Lalu-Lintas Poltabes, terus menelusuri perkara petaka yang menimpa dua pelajar pengendara motor tersebut.

About
Contact